Gamelan Jawa di peramban
Ketuk bilahnya, dengar gamelannya.
Saron di bawah ini bisa ditabuh dengan klik, sentuhan, atau tombol angka di papan ketik. Bunyinya tidak direkam, tetapi disintesis langsung di peramban.
Tombol 1–7 menabuh saron, G menabuh gong.
Susun balungan
Tulis kerangka lagunya, sisanya mengikuti
Balungan adalah kerangka lagu yang ditabuh saron dan demung, ditulis dengan angka. Pilih bentuk gendingnya, dan gong, kenong, kempul, serta kethuk otomatis jatuh di tempat yang benar, sementara peking mendahului tiap nada.
- G gong
- N kenong
- P kempul
- t kethuk
Struktur kolotomik
Musik yang berputar
Dalam gamelan, waktu tidak berjalan lurus tetapi berputar. Satu putaran disebut gongan dan ditutup pukulan gong. Kenong membaginya menjadi beberapa bagian, kempul dan kethuk mengisi di antaranya. Bentuk gending menentukan panjang putaran dan cara membaginya.
Laras
Dua tangga nada yang tak ada di piano
Slendro membagi satu oktaf menjadi lima jarak yang hampir sama. Pelog punya tujuh nada dengan jarak yang tidak rata, dan satu gending biasanya hanya memakai lima di antaranya. Tak satu pun cocok dengan dua belas nada piano. Ketuk titiknya untuk mendengar.
Angka di sini rata-rata kasar. Setiap perangkat gamelan punya embat, penalaan khasnya sendiri, sehingga dua gamelan tidak pernah persis sama. Pelog di sini disetel tumbuk 6: nada 6 kedua laras sama tinggi.
Tentang
- Semua bunyi disintesis dengan Web Audio. Bilah saron, demung, dan peking memakai parsial bilah logam (1 : 2,76 : 5,4) dengan kembaran yang sedikit fals supaya muncul ombak; gong, kenong, dan kempul memakai frekuensi dasar yang kuat dengan denyut pelan. Hasilnya mendekati, bukan meniru, gamelan sungguhan.
- Kenong dan kempul dibunyikan dengan nada balungan di ketukan itu, dan peking menabuh nada yang dituju dua kali per ketukan. Itu penyederhanaan: dalam permainan nyata garap tiap ricikan jauh lebih kaya, dan bonang, kendang, gender, serta sindhen tidak disertakan.
- Pola contoh disusun untuk latihan di sini, bukan gending tradisional. Balungan yang kamu tulis tersimpan di tautan, jadi bisa dibagikan.
- Huruf: Plus Jakarta Sans karya Tokotype, foundry asal Indonesia; DM Serif Display; IBM Plex Mono.